Analisis Kelayakan Usaha Padi Sawah Di Desa Tapadaka Timur Kecamatan Dumoga Tenggara Kabupaten Bolaang Mongondow

  • Jenneke Maasi

Abstract

Tanaman padi adalah tanaman penghasil beras yang merupakan bahan makanan pokok sebagian besar penduduk Indonesia. Akan tetapi, tanaman padi
belum dikelola secara optimal, sehingga produksinya rendah. Padahal petani dalam melakukan usahataninya mengharapkan agar setiap rupiah yang dikeluarkannya akan menghasilkan pendapatan yang sebanding. Untuk itu diperlukan analisis pendapatan usahatani sebagai suatu upaya untuk peningkatan produksi yang akan meningkatkan pendapatan petani.
Pendapatan bersih yang diperoleh responden dari usahatani padi sawah ratarata sebesar Rp. 814.714 dengan rincian rata-rata penerimaan Rp. 5.485.714 dan
rata-rata total biaya sebesar Rp. 4.671.000. Usahatani padi sawah layak diusahakan karena hasil analisis R/C ratio adalah 1,17, yang artinya setiap Rp. 1 yang
dikeluarkan untuk biaya produksi maka akan memperoleh penerimaan sebesar Rp. 1,17.

Published
2016-05-24