Peningkatan Pendapatan Petani Kelapa Melalui Diversifikasi Usaha Dan Lahan Usaha Tani Di Desa Dumoga II Kecamatan Dumoga Timur Kabupaten Bolaang Mongondow

Authors

  • Arie Bororing, ab Fakultas Pertanian Universitas Pembangunan Indonesia

Abstract

Penelitian ini dilakukan adalah kelapa sebagai salah satu komoditas sub sector perkebunan yang mempunyai peranan penting dalam perekonomian di Sulawesi Utara, tetapi pendapatan petani kelapa masih rendah. Untuk meningkatkan pendapatan petani kelapa, maka pelu sentuhan teknologi berupa diversifikasi dan diversifikasi lahan. Tujuannya untuk mengetahui besarnya nilai tambah yang diperoleh melalui diversifikasi lahan dan
usaha seta mengetahui perbedaan pendapatan antara petani yang tidak melakukan diversifikasi dengan
petani. Penelitian ini dilaksanakan selama 2 bulan. Dengan jumlah responden sebanyak 50 orang, yang
terdiri dari yang mengusahakan kelapa biji sebanyak 12 orang, yang mengusahakan kopra sebanyak 13
orang, yang mengusahakan kelapa + jagung sebanyak 10 orang serta yang mengusahakan kopra + jagung
sebanyak 14 orang.
Bahwa usaha dan diversifikasi lahan yang dilakukan oleh responden, memberikan nilai tambah yang cukup baik, dibandingkan dengan responden yang hanya melakukan usaha monokultur yaitu hanya menjual kelapa biji. Besarnya nilai tambah yang diperoleh jika melakukan divesifikasi usaha dan diversifikasi lahan, yaitu usaha pembuatan kopra sebesar Rp.1.085.058,-, usaha kelapa dan jagung sebesar Rp. 3.173.295,- dan usaha kopra dan jagung sebesar Rp.4.766.286,-
Perbedaan pendapatan antara responden yang tidak melakukan diversifikasi usaha (hanya menjual kelapa butiran) dengan melakukan diversifikasi usaha yaitu Usahatani kelapa sebesar Rp. 1.795.750,- responden yang melakukan diversifikasi lahan (Kelapa + jagung) sebesar Rp. 4.969.045,- serta responden yang melakukan diversifikasi usaha dan diversifikasi lahan (Kopra + Jagung) sebesar Rp. 6.562.036,-

Downloads

Published

2016-05-24