Peran Lembaga Adat Dalam Menunjang Pelaksanaan Otonomi Daerah Tahun 2015

  • Jan W. G. Polii

Abstract

Lembaga adat Malunsemahe di Kecamatan Siau Timur sudah terlembaga secara hukum
lewat Peraturan Daerah Nomor Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) no. 23
tahun 2007 tentang Lembaga Adat, itu berarti bahwa keberadaan lembaga adat ini sudah diterima
secara hukum oleh Pemerintah. Tidak bisa dipungkiri bahwa keberadaan masyarakat adat
merupakan cikal bakal munculnya pemerintahan secara modern seperti sekarang ini. Lembaga adat
menjadi suatu wadah bagi masyarakat untuk membangun tatanan hidup sosial kemasyarakatan
dengan unsure-unsur nilai tertentu yang dipercaya dan diyakini warga yang tergabung didalamnya
sebagai petunjuk hidup yang benar. Dalam era otonomi daerah seperti sekarang ini sejauh manakah
peran lebaga adat? Hal ini menjadi ketertarikan penulis untuk melakukan penelitian ini.

Dalam tatanah hidup kemasyarakatan, lembaga adat hamper berperan penting, apalagi
dalam tatanan hidup masyarakat di pelosok seperti di Kecamatan Siau Timur. Lembaga adat sudah
sejak zaman dahulu berdiri, menjadi wadah pemersatu masyarakat yang ada disana, sebelum
pemerintahan modern muncul. Sampai saat ini di era dan zaman sudah berbeda yakni oonomi
daerah sudah berlangsung, namn keberadaan lembaga adat serta perannya masih sangat besar
dalam tatanan hidup kemasyarakatan. Sehingga pemerintah perlu merangkul dan bersinergi
bersama lembaga ada untuk membangun daerah dalam kerangka otonomi daerah tanpa
mengabaikan unsure budaya dan adat-istiadat yang sudaj dipertahankan sejak dahulu oleh lembga
adat.

Published
2015-08-31
Section
Articles