Praktek Kekuasaan Elit Politik Dalam Demokrasi

  • Debby Ch. Rende, dcr

Abstract

Elite politik merupakan bagian dari the ruling class, yaitu suatu golongan yang memegang
kekuasaan baik secara formal maupun informal dalam suatu strata sosial. Mereka yang menduduki
posisi puncak di masyarakat baik dalam kekuasaan maupun dalam kekayaan. Dalam praktek
kekuasaan, mereka adalah orang-orang yang menjalankan otoritas, pengaruh, kekuasaan dan
pengawasan terhadap sumber-sumber daya yang sangat penting. Selain itu, mereka juga berperan
sebagai pembuat kebijakan, penentu kebijakan, pengambil keputusan serta sebagai pengontrol di
dalam sistem pemerintahan. Sebagai perwujudan demokrasi, di Desa dibentuk Badan
Permusyawaratan Desa yang merupakan perwujudan demokrasi dalam penyelenggaraan
pemerintahan desa sebagai unsur penyelenggara pemerintahan desa. Oleh karena itu Badan
Permusyawaratan Desa (BPD) sebagai wakil rakyat atau wakil penduduk desa memiliki beberapa
fungsi, yang salah satu diantaranya adalah berfungsi untuk menetapkan Peraturan Desa. Walaupun
ada dinamika perbedaan sudut pandang pemahaman mengenai perencanaan dan penyusunan serta
pembahasan peraturan desa (perdes), BPD sebagai bagian dari elit politik lokal telah berupaya
membuka ruang partisipasi bagi masyarkat Desa Sum agar peraturan desa yang nantinya akan
dibahas dan ditetapkan oleh Badan Permusyawaratan Desa dengan Pemerintah Desa Sum sesuai
dengan apa yang dibutuhkan masyarakat.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembahasan rancangan peraturan desa, selain
melibatkan unsur perwakilan masyarakat, BPD dan Kepala Desa Sum juga melibatkan tenaga ahli
pendamping desa sum yang memfasilitasi terselenggaranya penyusunan, pembahasan dan
penetapan rancangan peraturan desa. Oleh karena itu Perlunya BPD dan aparat pemerintah desa
mengoptimal pendidikan dan latihan serta bimbingan teknis agar lebih mandiri dan otonom dalam
penyusunan peraturan desa sehingga mengurangi ketergantungan terhadap pendamping desa.

Published
2015-08-31
Section
Articles